vendredi 30 avril 2010

Classless Warfare



From the sociopaths on Wall Street who brought you the Great Depression, the subprime crisis and Bernie Madoff, according to the The Reformed Broker, comes this email, quoted in full:

We are Wall Street. It's our job to make money. Whether it's a commodity, stock, bond, or some hypothetical piece of fake paper, it doesn't matter. We would trade baseball cards if it were profitable. I didn't hear America complaining when the market was roaring to 14,000 and everyone's 401k doubled every 3 years. Just like gambling, its not a problem until you lose. I've never heard of anyone going to Gamblers Anonymous because they won too much in Vegas.

Well now the market crapped out, & even though it has come back somewhat, the government and the average Joes are still looking for a scapegoat. God knows there has to be one for everything. Well, here we are.

Go ahead and continue to take us down, but you're only going to hurt yourselves. What's going to happen when we can't find jobs on the Street anymore? Guess what: We're going to take yours. We get up at 5am & work till 10pm or later. We're used to not getting up to pee when we have a position. We don't take an hour or more for a lunch break. We don't demand a union. We don't retire at 50 with a pension. We eat what we kill, and when the only thing left to eat is on your dinner plates, we'll eat that.

For years teachers and other unionized labor have had us fooled. We were too busy working to notice. Do you really think that we are incapable of teaching 3rd graders and doing landscaping? We're going to take your cushy jobs with tenure and 4 months off a year and whine just like you that we are so-o-o-o underpaid for building the youth of America. Say goodbye to your overtime and double time and a half. I'll be hitting grounders to the high school baseball team for $5k extra a summer, thank you very much.

So now that we're going to be making $85k a year without upside, Joe Mainstreet is going to have his revenge, right? Wrong! Guess what: we're going to stop buying the new 80k car, we aren't going to leave the 35 percent tip at our business dinners anymore. No more free rides on our backs. We're going to landscape our own back yards, wash our cars with a garden hose in our driveways. Our money was your money. You spent it. When our money dries up, so does yours.

The difference is, you lived off of it, we rejoiced in it. The Obama administration and the Democratic National Committee might get their way and knock us off the top of the pyramid, but it's really going to hurt like hell for them when our fat a**es land directly on the middle class of America and knock them to the bottom.

We aren't dinosaurs. We are smarter and more vicious than that, and we are going to survive. The question is, now that Obama & his administration are making Joe Mainstreet our food supply…will he? and will they?


The only thing that surprises me is why we're waiting until now to revile and loathe Wall Street as much as we are. It's not as if we didn't know this glorified back alley was full of de-feathered condors such as the one who wrote and distributed this email, perhaps as a reaction to the union rally yesterday.

What I read between the lines is fear and loathing of the working class, the words of a parasite that for years had enjoyed a symbiotic relationship with a host and now is faced with the prospect of dying through disengagement with a pair of tweezers, a Bic lighter and a waiting toilet.

"Kill me, we both die. Get me fired, I'll take your job. If my wife leaves me, I'll move in and fuck your wife."



You know, kind of like the second stage of the aliens in the Alien series that wraps its tentacle around your throat, inserts the egg into your chest but keeps you alive by feeding you oxygen long enough to spawn its young.

OK, like we didn't know heavily moussed, Gucci loafered freakazoids like this didn't exist on Wall Street?

What this sociopath doesn't realize is that when a gambler loses at the gaming tables, they generally lose only their own money. When Wall Street gambles and loses, we all lose and they get to keep their six and seven figure a year jobs. And when they win, as Goldman Sachs and Magnatar proved, we the people lose even bigger while they get outrageous bonuses.

These are the people who are bundling securities such as your mortgage, life insurance, anything they can turn into a cash cow and have actually found a way through some federally-sanctioned alchemy to actually make billions even when these securities go belly up.

They've taken down banks, they've cost us 8-12 million jobs, they've cost us millions of our homes. And putting into prison en masse sociopaths such as the author of this email is going to hurt us... how?

If there really is a God, He can make a believer out of me by rooting out this shaved jackal and impaling him by his ass on the horns of the bull on Wall Street to be spat on by the homeless and destitute they helped create.

By the way, what's a pension? And who in the working class gets to retire at 50?

10 kisah perampokan terbodoh, terlucu, dan teraneh

1. Perampok yang akhirnya menjadi budak seks selama 3 hari.

Wow, ini seru loh, entah Termasuk beruntung atau tidak yah si perampok ini. Hahaha, biasanya seorang perampok itu memperkosa sang korban, tetapi perampok Rusia berusia 38 tahun ini mengalami hal yang sebaliknya. Kisah dimulai ketika sang perampok berusaha merampok sebuah salon yang dimiliki oleh seorang hairdresser berusia 28 tahun yang jago bela diri. Hasilnya? Sang perampok diikat ke radiator dengan borgol berbulu pink. Si wanita pemilik salon akhirnya memperkosa sang perampok selama 48 jam dengan memberikan pil viagra dulu sebelumnya.
Setelah dilepaskan dari "siksaan" itu, sang perampok harus pergi ke rumah sakit karena prenulum yang robek. Eits, tunggu dulu, kisah belum berakhir, si perampok pergi ke kantor polisi dan melaporkan Olga sang pemilik salon atas tuduhan pemerkosaan. Dengan penuh keheranan, polisi akhirnya menangkap Olga yang sebelumnya telah melaporkan si Viktor perampok ini atas tuduhan perampokan.
"brengsek sekali dia, ya saya memang bercinta beberapa kali dengannya, tapi kan saya belikan dia jeans bahkan juga memberikannnya makan, selain itu saya juga bahkan memberikannya 1000 rubel ketika dia pergi" Olga mengeluh.
Tapi akhirnya, keduanya ditahan juga, satu untuk kasus perampokan, satunya untuk kasus pemerkosaan.

2. Perampok yang mengajak korbannya berkencan


Nah ini bodoh, Stephon Bennett, pria asal Columbus merupakan satu dari tiga perampok yang merampok sepasang kekasih di rumahnya. Dan, herannya, 2 jam kemudian si Stephon ini kembali lagi ke rumah korbannya lalu meminta salah satu korbannya yaitu Diana Martinez untuk pergi berkencan.
Diana mengenali si Stephon ini sebagai salah satu dari 3 pelaku perampokan dan meminta seorang kerabatnya untuk menelepon polisi.

3. Perampok yang berhenti sebentar untuk berdoa bersama korbannya.... dan melanjutkan prampokan.

Nah,seorang perampok menodongkan pistolnya kepada Angela Montez, seorang kasir yang berpengalaman berusia 43 tahun, dan serunya, si perampok meminta maaf atas tindakannya tersebut... tapi... perampokan tetap berlanjut dong. Si kasir mulai menangis waktu menyadari niat pria itu. Sang kasir kemudian mengingatkan si perampok akan keberadaan tuhan. Kemudian si perampok bercerita bahwa dia mempunyai dua anak yang harus dihidupi, dan meminta sang kasir untuk ikut berdoa agar dia bisa melalui masa-masa sulitnya. Keduanya kemudian berlutut di lantai dan berdoa selama hampir sepuluh menit. Sebagai balasan atas kebaikan sang kasir, si perampok mengeluarkan peluru di pistolnya dan memberikannya kepada wanita tersebut sera berjanji untuk tidak menyakitinya. Kemudian si pria meminta sebuah pelukan dari kasir ersebut. Hmm mengharukan yah, tapi belum berakhir ceritanya. Bagaimana dengan perampokannya? terus berlanjut dong, si perampok kemudian mengambil handphone si kasir dan memintanya untuk pergi ke toilet, hal itu untuk mencegah si wanita menelepon polisi selama 20 menit.
Pria tersebut mengambil $20 dolar dari pecahan $5 di laci kas, menurut laporan, pria tersebut meninggalkan sisa uang lain di laci kas tersebut.

4. Perampokan dengan VIBRATOR pacar sebagai senjata palsu


Nicki Jex, menyimpan vibrator sang kekasih di dalam tas dan menggunakannya untuk merampok di toko Ladbrokes di Leicester pada 27 Desember 2007. Perampokan tersebut tertangkap kamera CCTV yang merkem kegiatan perampokan tersebut. Terliaht Jex menodongkan "senjata ersebut" beberapa saat sebelum toko tersebut tutup. Jex menodongkan tas tersebut kepada kasir yang langsung mengasumsikan bahwa itu adalah senjata api. Padahal kenyataannya isi tas tersebut adalah vibrator pacarnya. Si kasir kemudian menyerahkan lebih dari 613 poundsterling beserta sisa uang lainnya. Setelah itu Jex kabur meninggalkan toko dengan tidak menyadari bahwa dia diikuti oleh Wayne Vakani. Jex mengunjungi sebuah pub, jelas untuk mentraktir minum teman-temannya. Berkat Vakani, topi yang dipakai saat perampokan yang mengandung DNA si perampok akhirnya ditemukan tak jauh dari tempat kejadian. Pria tersebut akhirnya harus mendekam selama 5 tahun di balik jeruji.

5. Pencuri yang menggambar topeng di wajahnya dengan tinta permanen.


Mereka "menyamar" dengan menggambarkan topeng di wajahnya menggunakan spidol permanen. Polisi Amerika menghentikan mobil mereka setelah menerima laporan dari dua orang saksi bahwa ada sepasang pria yang mencoba masuk ke sebuah flat di Carrol, Iowa. Ciri-cirinya ya itu tadi, pasangan tersebut mengenakan pakaian gelap dan mukanya di corat-coret, kemudian pergi dengan mobil putih besar.
Polisi kemudian melihat mobil Buick Roadmaster tahun 1994 yang sesuai dengan deskripsi pelapor. Dan di dalam mobil tersebut polisi menemukan sepasang pria dengan wajah yang mengenakan "topeng" konyol dari spidol permanen. Keduanya dituntut untuk perampokan tingkat 2 dan dilepaskan dengan jaminan.

6. Pencuri yang bertobat dan mengembalikan perhiasan yang dicurinya tiga tahun kemudian

begini ceritanya, pada tahun 2007, seseorang mencuri di rumah Suzzie Fronterotta di Gallup New Mexico. Yang dicuri adalah sekitar selusin perhiasan dan uang tunai $1000. Meskipun memang perhiasan itu bukan harta karun, tapi memiliki nilai sentimental tersendiri, perhiasan yang tercuri itu diantaranya adalah kalung mutiara berusia 30 tahun serta gelang yang diberikan oleh kerabatnya menjelang kematian. Jadi tebegaya bisa membayangkan, betapa terkejutnya Suzie ketika 3 tahun kemudian dia menemukan sebuah paket yang berisi perhiasan-perhiasan tersebut. Pengirimnya tidak bernama tetapi ada sebuah catatan di dalamnya. "Tolong maafkan saya, saya sangat menyesal telah mencuri dari anda, begitu banyak hal buruk terjadi setelah saya mencuri dari anda" itu isi suratnya.
Rupanya, setalah mencuri perhiasan ersebut, sang pencuri mengalami kesialan yang sangat parah, termasuk kematian istrinya. Tebegaya bilang sih ini kualat kali yah. Jadi si pencuri tersebut memutuskan untuk bertobat dan mengembalikan perhiasan tersebut. Pencuri tersebut juga mengatakan bahwa dia sangat ingin untuk mengembalikan uang $1000 dolarnya jika di kemudian hari dia memiliki uang yang cukup. Dan demi alasan membalas niat baik, Suzie meminta polisi untuk tidak menghukum pria tersebut jika suatu saat dia ditemukan.

7. Pencuri yang ketahuan bersembunyi karena tak kuat menahan ketawa mendengar humor korbannya

Pencuri ini sedang bersembunyi ketika para pemilik rumah tiba di rumah tersebut, Tapi... kemudain tertangkap. Karena apa? karena dia tak kuat menahan tawa dan tertawa ngakak setelah mendengar lelucon si pemilik rumah.

8. Pencuri yang memiliki tato nama dan tanggal lahir di lehernya

Polisi gak perlu susah-susah mengidentifikasi pencuri ini karena tato dilehernya merupakan sumber informasi yang sangat jelas.
Aaron Evans, 21 tahun, tertangkap kamera sedang menerobos masuk sebuah Peugot 106 dan mengambil alat navigasi satelit di dalamnya.

9. Perampok yang mengancam akan mengajukan keluhan resmi karena bank yang mau dirampoknya tidak memiliki dana tunai

Namanya Joseph Goetz, berusia 48 tahun. Dia mengancam untuk mengajukan surat keluhan resmi setelah mengetahui bahwa bank di Springettsbury Township yang ingin dirampoknya tersebut tidak memiliki dana tunai. Sebetulnya niat pertama si perampok ini adalah untuk merampok kantor cabang Susquehanna Bank di kota tersebut sesaat setalah bank tersebut buka. Namun dia kaget ketika mengathui bahwa bank tersebut tidak memiliki dana tunai. Dia kemudian melarikan diri sambil bersumpah bahwa dia akan melaporkan ketidak-adaan dana tunai di bank tersebut dalam sebuah keluhan resmi kepada pihak berwenang. Salah seorang nasabah bank yang baru saja menggunakan layanan Drive-Thru di bank tersebut kemudian mengikuti mobil Goetz serta melaporkannya ke polisi. Akhirnya, perampok tersebut tertangkap.

10. Kambing yang ditangkap atas tuduhan perampokan bersenjata

Hehehe, ini sih mungkin gak terlalu aneh yah, mirip di kita, cuma saja bedanya kalau di kita itu bentuknya babi ngepet. Jadi ceritanya kepolisian nigeria menangkap seekor kambing karena dicurigai telah berusaha melakukan perampokan bersenjata. Sekelompok penduduk menangkap kambing tersebut dan mengatakan bahwa kambing itu adalah perampok bersenjata yang telah menggunakan ilmu sihir hitam dan berubah bentuk menjadi kambing guna melarikan diri setelah berusaha mencuri sebuah Mazda 323. Mereka mengatakan bahwa mereka melihat sekelompok berandalan mencoba mencuri sebuah mobil. Mereka mengejarnya. Namun, menurut pihak kepoilisian, satu dari mereka berhasil kabur, dan satunya berubah menjadi kambing. Kpercayaan akan sihir memang menyebar luas di nigeria, negara di Afrika yang paling padat penduduknya. Warga datang ke kantor polisi untuk melihat serta meotret kambing tersebut. dan salah satu foto kambing tersebut akhirnya terpampang di koran lokal.

sumber : http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=80588

7 Pedang Yang Mengesankan Dunia

Senjata berupa Pedang memang sangat menarik digunakan dan sangat indah apabila disimpan dengan baik, berikut 7 pedang yang mengesankan sepanjang kehadirannya di dunia ini.

Pedang tersebut hadir dimulai dari yang bersejarah hingga fiktif dan benar-benar dibuat untuk keperluan pembuatan film dan dsb.

Daripada penasaran seperti apa pedang-pedang yang dimaksud? berikut hasilnya

1. Pedang King Arthur, Excalibur


2. Pedang Wallace

3. Lightsaber Star Wars


4. Pedang Damocles


5. Pedang Elendil (Pedangnya Narsil dari Film Lord of The Rings)


6. Pedang Godric Gryffindor dari Harry Potter


7. Pedang Hanzo dari Film Kill Bill

Kalau dari Indonesia pedang apa ya yang mengesankan?

sumber : http://www.rileks.com/hot-rileks/34039-7-pedang-bersejarah-di-dunia.html

Burung Burung Yang Malang

Pesawat terbang masa kini adalah refleksi dari sebuah hewan yang bisa terbang dari zaman dahulu kala yakni burung.

Dan sekarang, sepertinya burung-burung yang terbang di udara bebas harus hati-hati karena pasalnya pesawat yang juga terbang di angkasa mulai banyak berkeliaran.

Misalnya saja contoh dibawah ini dimana burung-burung yang malang tertabrak pesawat hingga menyebabkan sang hewan tewas dan pesawat pun terpaksa mendarat, seperti apa gambarnya kalau burung tertabrak pesawat?

Ini dia hasilnya.


Mudah-mudahan di Negeri tercinta Indonesia ini, pilotnya pada hati-hati ketika menerbangkan pesawat.

sumber : http://www.rileks.com/hot-rileks/33464-burung-yang-malang.html

Beyond Petroleum my ass

Grotesqueries from BP:



What would you ask BP?



What size is YOUR carbon footprint, BP? The size of fucking Rhode Island, that's how big.


Jam Tangan Dengan Desain Yang Membingungkan

Inilah jam tangan yang paling membingungkan di dunia, berasal dari berbagai negara di dunia .. memang desainnya cukup keren namun sungguh membingungkan...

1.


2.




3.





4.



5.



sumber : http://eksplorasi-dunia.blogspot.com/2010/04/jam-tangan-dengan-desain-yang.html

Why am I not surprised....

...that Dick Cheney's fingerprints are all over the Deepwater Horizon oil spill:
An oil-drilling procedure called cementing is coming under scrutiny as a possible cause of the explosion on the Deepwater Horizon rig in the Gulf of Mexico that has led to one of the biggest oil spills in U.S. history, drilling experts said Thursday.

The process is supposed to prevent oil and natural gas from escaping by filling gaps between the outside of the well pipe and the inside of the hole bored into the ocean floor. Cement, pumped down the well from the drilling rig, is also used to plug wells after they have been abandoned or when drilling has finished but production hasn't begun.

In the case of the Deepwater Horizon, workers had finished pumping cement to fill the space between the pipe and the sides of the hole and had begun temporarily plugging the well with cement; it isn't known whether they had completed the plugging process before the blast.

Regulators have previously identified problems in the cementing process as a leading cause of well blowouts, in which oil and natural gas surge out of a well with explosive force. When cement develops cracks or doesn't set properly, oil and gas can escape, ultimately flowing out of control. The gas is highly combustible and prone to ignite, as it appears to have done aboard the Deepwater Horizon, which was leased by BP PLC, the British oil giant.

Concerns about the cementing process—and about whether rigs have enough safeguards to prevent blowouts—raise questions about whether the industry can safely drill in deep water and whether regulators are up to the task of monitoring them.

The scrutiny on cementing will focus attention on Halliburton Co., the oilfield-services firm that was handling the cementing process on the rig, which burned and sank last week. The disaster, which killed 11, has left a gusher of oil streaming into the Gulf from a mile under the surface.

Federal officials declined to comment on their investigation, and Halliburton didn't respond to questions from The Wall Street Journal.

According to Transocean Ltd., the operator of the drilling rig, Halliburton had finished cementing the 18,000-foot well shortly before the explosion. Houston-based Halliburton is the largest company in the global cementing business, which accounted for $1.7 billion, or about 11%, of the company's revenue in 2009, according to consultant Spears & Associates.


And there's more:

The failed blowout valve? It was manufactured by Cameron International. One look at Cameron's board should tell you all you need to know. They're all Bush/Cheney contractor cronies, here and around the world.



The Bush Administration is the gift that keeps on giving, long after they've left the scene. And here, right on schedule, are the Usual Suspects.